PROSA KATA
setelah beristirahat dari dunia hayalan, kali ini sebuah kisah akan diceritakan.
sebagai prosa kata, di dunia ini hanya sementara, kau singgah, kau menetap, semua hanya pilihan.
ada pelajaran yang harus di evaluasi kembali atau hanya sebagai pelajaran yang hanya digenggam lalu di lupakan. sebagai tanda kau hanya cukup mengikhlaskan.
harapan dan ekspetasi, sebagian terluka oleh harapan, sebagian dikecewakan oleh ekspetasi.
banyak harapan yang ingin disegerakan dan banyak ekspetasi yang disemogakan, semua berjalan beriringan.
hanya menunggu waktu untuk mengkhawatirkan masa depan.
bagaimana hidupku di masa depan?
akan jadi apa aku di masa depan?
perihal hidup, semua dekat dari kata tulus. tulus untuk menerima, tulus akan sebuah pengabdian, tulus untuk tetap berjuang, tulus untuk membahagiakan, tulus untuk selalu menerima kecewa.
tidak ada yang memaksa untuk tetap selalu ada, tidak ada yang memaksa untuk selalu bersama.
semua hanya dipaksa untuk selalu berdoa dan mendoa.
" semua bisa direncanakan secara terperinci, tetapi selain itu, kau hanya menunggu takdir untuk menyeleksi mimpi "
mengamati jalan sepi, kau hanya mengikuti naluri, memilih logika atau hati, tak ada yang pasti.
hampir mendekati kata dewasa.
dewasa ketika sudah waktunya?
dewasa ketika umurnya menginjak berkepala dua?
atau dewasa ketika pola fikirnya sudah diubah dan tidak lagi sama?
keputusan yang ditetapkan tidak lagi sama, keputusan dipilih tidak lagi tergesa gesa.
tindakan yang dilakukan tidak lagi seperti anak kecil yang memegang boneka.
mendengar serta mengamati pembicaraan orang luar, hanya menimbulkan diri serta jiwa yang tidak pragmatis. entah dibawa kemana alur kehidupan, hanya mengikuti arus tenang atau arus terjam.
tidak ada yang mengerti, tidak ada yang memahami, tidak ada yang mengetahui. semua hanya tersimpan dan tetap berada di suatu tempat yang tergolong anarkis ketika diri tidak memegang kendali.
kesempatan, semangat dan tujuan. tiga kata yang menjadi satu prosa.
kesempatan, waktu yang telah disediakan untuk masa depan.
semangat, sesuatu yang menjiwai segala makhluk untuk menata masa depan.
tujuan, butiran serta kepingan hal indah yang diingkan untuk masa depan.
" love is dangerous, when you can't appreciate and understand "
ketika takdir dan kisah berjalan beriringan, jika romansa kehabisan sajak, dan bahkan jika matahari menolak untuk bersinar, mencintai hanyalah sebuah anugerah.
takdir yang tidak pernah salah tujuan untuk memberi kisah, sebagai bentuk pelajaran bahwa sesuatu yang dijanjikan bukan hanya terucap oleh kata-kata tetapi sebuah tindakan yang dilakukan.
sulit dimengerti, sulit dipahami, sulit diapresiasi.
sesuatu yang tersembunyi, pasti akan terlihat dalam waktu yang tidak pernah ditetapkan. bersembunyi dibalik kata-kata, bersembunyi dibalik sesuatu tindakan, bersembunyi dibalik alibi yang tak pernah difikirkan konsekuensi untuk kedepannya. bukankah memikirkan diri sendiri lebih membahagiakan, tanpa memikirkan sesuatu disekitarnya, itulah perinsipnya. jika mencintai hanya sebuah alasan untuk tetap bertahan, lalu dikemanakan sebuah kata keikhlasan?
melewati tahap pendewasaan banyak hal yang harus di cermati dan di segerakan.
dalam ritual doa yang tidak pernah diselesaikan, semua dekat dengan kata bahagia. jika hidup tidak bahagia, maka carilah kebahagian itu, jika sudah menemukan bahagia itu. lalu jauhilah kata kecewa.
dari kejauhan kau hanya mendengar suara gemuruh doa yang tidak pernah terselesaikan, nanti jika waktu berbaik hati temukan kebahagiaan itu dengan ketepatan dan kesetiaan.
tidak ada yang dihakimi, dan menghakimi, semua hanya tergantung kau menyikapi.
pergi dan menetap hanya sebuah alur menyelesaikan suatu masalah, menetap selagi masih kuat, pergi ketika energi sudah terkuras.
SEMOGA BAHAGIA ATAS PILIHAN TERBAIK DAN SEHAT SELALU
SELAMAT MALAM

Tulisan yang indah, aku kira kau sudah berhenti menulis sejak lulus SMA.
BalasHapusTernyata gaya tulisanmu kali ini terlihat cukup dewasa, banyak pembelajaran hidup yang kau lalui bukan? haha...
aku tunggu tulisanmu berikutnya!
HAI TEMAN!!
Hapusjika kau tidak anonim mungkin aku akan menegur dan menyapa dirimu hahaha, tetapi terimakasih sudah mengutarakan pujian yang sangat indah untuk diriku. gaya tulisanku memang sudah ku rubah, bukan sekedar gaya tulisan yang terlihat cukup dewasa. tetapi, dari segala macam proses yang ku jalani di hidupku, sungguh aku berjuang untuk menjadi kepribadian yang lebih baik dari sebelumnya...
sekali lagi terimakasih ya teman, mungkin dan nanti tulisanku yang selanjutnya akan hadir kembali, sehat dan bahagia selalu temanš¤